Hitung HPP online secara otomatis untuk mengetahui modal produksi per unit, total harga pokok penjualan, dan rekomendasi harga jual. Cocok untuk UMKM kuliner, reseller, bisnis dagang, manufaktur kecil, dan penjual online yang ingin menentukan harga tanpa rugi.
Alat hitung HPP kami membantu Anda menentukan harga jual dengan cepat. Kalkulator ini menghitung modal bahan baku, tenaga kerja, dan overhead untuk usaha makanan, minuman, kerajinan, fashion, dan produk fisik lainnya.
Kalkulator HPP ini dirancang untuk memudahkan Anda menghitung modal secara instan dan akurat. Gunakan alat hitung HPP gratis kami untuk mendapatkan perhitungan HPP makanan dan minuman yang presisi bagi bisnis UMKM kuliner Anda tanpa perlu hitung manual yang rumit.
"Anda ingin membuat pesanan 50 kotak kue. Biaya beli terigu, mentega, dan telur (Bahan Baku) totalnya Rp150.000. Upah untuk pegawai yang membantu mencetak kue (Tenaga Kerja) adalah Rp50.000. Anda juga mengeluarkan biaya untuk beli kotak dus kemasan dan gas LPG (Overhead) sebesar Rp50.000."
Rumus Perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan):
Gunakan alat hitung HPP kami di atas untuk hasil otomatis yang lebih cepat.
Artinya, jika Anda ingin mendapatkan margin keuntungan sebesar 50%, Anda harus menentukan harga jual minimal Rp7.500 per kotaknya.
HPP adalah total keseluruhan biaya yang dikeluarkan secara langsung oleh bisnis untuk menghasilkan produk. Bagi UMKM produksi makanan dan minuman, HPP mencakup seluruh uang yang Anda keluarkan untuk beli bahan, bayar upah produksi, dan kemasan. Menggunakan kalkulator HPP gratis ini membantu Anda tidak salah memberikan harga jual yang berujung rugi.
Total HPP = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Overhead (Kemasan, Gas, Listrik Produksi)
HPP per Unit = Total HPP / Jumlah Produk yang Dihasilkan
Tips: HPP per unit adalah "modal asli" 1 buah produk Anda. Harga jual Anda ke konsumen wajib berada di atas angka HPP per unit ini agar bisnis Anda mendapatkan profit.
Agar hasil perhitungan harga pokok penjualan lebih akurat, pisahkan seluruh komponen biaya produksi sebelum memasukkannya ke kalkulator.
Setelah HPP per unit diketahui, lanjutkan simulasi dengan kalkulator harga jual atau cek target impas memakai kalkulator BEP.
Untuk menentukan HPP bisnis, jangan hanya melihat harga bahan utama atau harga kulakan. Masukkan semua biaya yang benar-benar melekat pada produk sampai siap dijual.
Jika produk sudah punya HPP per unit, Anda bisa menghitung harga jual aman memakai kalkulator margin dan markup.
Untuk bisnis dagang, reseller, atau toko yang membeli barang lalu menjual kembali, rumus HPP biasanya berbeda dari HPP produksi.
HPP Dagang = Persediaan Awal + Pembelian Bersih - Persediaan Akhir
Contoh: stok awal Rp2.000.000, pembelian bersih Rp5.000.000, dan stok akhir Rp1.500.000. Maka HPP dagang Anda adalah Rp5.500.000.
Untuk menghitung HPP per unit reseller, bagi total HPP dagang dengan jumlah unit yang terjual pada periode tersebut. Tambahkan biaya packing atau biaya operasional per produk jika biaya tersebut selalu melekat pada setiap transaksi.
Misalnya satu batch sambal menghasilkan 40 botol. Biaya cabai, bawang, minyak, botol, label, gas, dan tenaga kerja totalnya Rp320.000.
Jika target margin Anda 50%, harga jual dasar bisa dimulai dari Rp12.000 per botol sebelum memperhitungkan biaya marketplace, promo, atau ongkir subsidi.
HPP per unit adalah total biaya pokok yang dikeluarkan untuk memproduksi 1 buah produk. Ini merupakan modal dasar untuk menentukan harga jual.
HPP dalam bisnis adalah total biaya langsung yang dikeluarkan untuk mendapatkan atau membuat produk yang dijual. Angka ini menjadi dasar untuk membaca laba kotor dan menentukan harga jual.
Cara menentukan HPP produk adalah dengan menjumlahkan biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead produksi, lalu membaginya dengan jumlah produk jadi.
Untuk UMKM, biaya overhead biasanya mencakup kemasan (packaging), gas LPG, listrik oven, stiker label, dan lakban yang habis dipakai dalam sekali proses produksi.
Jumlahkan biaya bahan baku, upah produksi, dan overhead seperti gas atau kemasan, lalu bagi dengan jumlah porsi atau produk jadi. Hasilnya adalah HPP per unit.
Rumus HPP usaha dagang adalah persediaan awal ditambah pembelian bersih, lalu dikurangi persediaan akhir.
Tidak. HPP adalah modal pokok per produk, sedangkan harga jual adalah HPP yang sudah ditambah margin keuntungan dan biaya lain seperti admin marketplace, promosi, atau ongkir subsidi.
Dalam percakapan UMKM, HPP sering disebut modal per produk. Namun secara perhitungan, HPP sebaiknya mencakup seluruh biaya langsung sampai produk siap dijual, bukan hanya harga bahan atau harga beli barang.