Kalkulator Margin vs Markup

Cari tahu perbedaan Margin dan Markup, hitung persentase keuntungan, dan tentukan harga jual produk dengan akurat agar tidak salah ambil untung.

Simulasi Keuntungan

Pilih mode perhitungan yang ingin Anda lakukan.

Perbedaan Margin dan Markup dalam Bisnis

Banyak pengusaha UMKM yang tertukar antara Margin dan Markup. Memahami perbedaan keduanya sangat krusial agar Anda tidak salah menghitung keuntungan dan kerugian, terutama saat memberikan diskon.

1. Margin

Margin adalah persentase keuntungan yang dihitung berdasarkan Harga Jual produk. Jika Anda menjual barang seharga Rp100.000 dan mendapat untung Rp20.000, maka Margin Anda adalah 20%. Margin tidak akan pernah bisa melebihi 100%.

2. Markup

Markup adalah persentase nilai tambah yang dihitung berdasarkan Harga Modal (HPP). Jika modal Anda Rp80.000 dan Anda menambah untung Rp20.000, maka Markup Anda adalah 25%. Markup bisa melampaui 100% (misal untung dua kali lipat dari modal).

FAQ Seputar Margin dan Markup

Kenapa Margin selalu lebih kecil dari Markup?

Karena angka pembagi Margin (Harga Jual) selalu lebih besar dari pembagi Markup (Harga Modal). Untung Rp20.000 dari modal Rp80.000 (Markup 25%), sedangkan untung Rp20.000 dari harga jual Rp100.000 (Margin 20%).

Mana yang lebih baik digunakan untuk menetapkan Harga Jual?

Jika Anda ingin menjaga laba bersih perusahaan (Bottom Line), gunakan metode penetapan harga berbasis Margin. Ini mempermudah Anda saat menghitung biaya pemasaran (contoh: biaya admin marketplace dipotong dari harga jual/margin, bukan markup).